Mawar itu tidak merah

Matanya berubah jadi merah. Bukan karena ingin menangis atau debu yang masuk ke dalamnya. Itu karena Dia kekurangan tidur malam tadi. Bukan hanya tadi malam tapi juga sudah bermalam-malam banyaknya. Hembusan nafas keluar dari hidung mungilnya. Sejenak dia menunduk ke bawah. Ingatan akan hari itu seolah olah nyata. Dia berada kembali di stasiun kereta api. Hiruk pikuk orang yang turun naik tergesa-gesa seolah takut ketinggalan. Semua memang takut di tinggalkan. Begitu juga dengan dirinya. Perihal apapun baik oleh teman-temannya, kucing-kucingnya, dan waktu.
Alunan musik jazz tiba-tiba menghapus ingatan random itu. Angin kencang membuat tubuh Kinar merinding. Pilu sekali suara angin itu. Bagaikan menangis sendu. Kinar masuk ke dalam kamarnya.langsung memasang cardigan hitam panjang selutut. Memanaskan air. Memasukkan bubuk coklat ke gelas .

Tetesan terakhir susu coklat hangat. Membuat bada Kinar terasa rileks kembali. Benar, kata orang coklat memang membuat bahagia. Jam dinding yang tak berjarum ditatap Kinar dengan kernyitan. Di ambilnya dan dimasukkan kedalam kotak sepatu. Ukurannya memang seperti persegi panjang pemberian dari kakak perempuannya yang dua bulan lalu telah menemukan pasangan resminya.

Mata kinar sudah berat . Ruang ruang dikamar terlihat semakin hilang. Kinar tengelam ke dalam tidurnya. Menghilang. Tidak bermimpi sama sekali.

“Hai.Apa kamu sudah makan”. 10 menit kemudian ” Kamu sudah tidur ya. good night. Sweet Dream”. Kinar senyum simpul membaca pesan watsap yang dikirim Khalid tadi malam. ” Selamat Pagi ” Balas Kinar.

Kicauan burung terdengar merdu. Menemani Kinar siap siap pergi ke kampus. Itu adalah burung burung tetangga di sebelah kontrakan Kinar. Kinar sedang di semester 4. Jurusan Sastra Inggris.

Dosen memang begitu. Kadang sibuk tidak bisa datang. Atau kadang Kinar yang merasa malas.

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.